Yang menjadi pemenang adalah mereka yang jalannya paling kesepian, benarkah itu? Sebuah pernyataan yang membuatku merenungkan keadaanku, baru kusadari saat ini, setiap kali aku melihat teman-temanku semasa di pesantren dulu, tampak mereka memiliki segudang kenangan indah di masa-masa S.M.A masing-masing. Terbesit rasa ingin memiliki seperti itu, kadang juga menyesal aku melewati masa S.M.A ku di luar negri, namun aku percaya rencana allah lebih indah dari semua kenangan yang tidak aku miliki
Aku sadar, apapun itu aku tak seharusnya mengkufuri segala ni’mat yang allah beri untukku, bahkan ketika dihitung maka akan lebih banyak ni’mat yang telah allah berikan untukku dari pada bencana atau bisa dikatakan allah tidak pernah member hamba-Nya cobaan kecuali ia termasuk ke dalam ni’mat yang di curahkan bagi hamba-Nya. Karena kalau kita mau berfikir lagi sungguh akan kita temukan di balik segala bencana itu ada hikmah yang membuat kita semakin dewasa dan menemukan sebuah kondisi baru bagi diri kita. -fabi ayyi alaa’i robbikuma tukadzdziban- (Q.S: ar-rahman).
So guys, semangadth, jangan berkecil hati, karena semua yang telah, sedang, dan akan kita lakukan merupakan bagian-bagian dari skenario menakjubkan dari sang pencipta. “lain syakartum laazidannakum” janji allah untuk hambanya yang selalu bersyukur atas semua qodlo’ dan qodar-Nya. \^-^)